Website Kisah Ojol Terlengkap

Cerita Nyata dari Balik Helm dan Jaket Ojol

Pengalaman Horor Ojol Terima Tawaran Offline apat Bayaran Tiga Kali Lipat

pengalaman horor ojol

Website kisahojol.com membagikan sebuah pengalaman horor ojol yang dialami langsung oleh seorang driver ojek online di wilayah Bandung. Kita sebut saja pria ini bernama Rendi, nama samaran, yang sudah lama menarik penumpang dan terbiasa mengambil order hingga larut malam. Namun satu perjalanan di tahun 2021 mengubah cara pandangnya terhadap orderan offline selamanya.

Malam itu, Rendi baru saja menyelesaikan pengantaran makanan di kawasan perumahan Citra Green. Ia bersiap pulang karena waktu sudah menunjukkan lewat tengah malam. Yuk simak ceritanya, karena kejadian ini bermula dari tawaran yang terdengar menguntungkan.

Baca Juga: Pengalaman Driver Ojol Terharu Dapat Tip Diam-Diam dari Penumpang SMA

Tawaran Antar Tanpa Aplikasi

Saat hendak keluar dari kawasan perumahan, Rendi dihentikan oleh seorang perempuan yang meminta diantar tanpa melalui aplikasi. Perempuan tersebut menyebutkan tujuan ke arah Cikalong Wetan, lokasi yang cukup jauh dari pusat kota Bandung.

Rendi sempat menolak karena jaraknya tidak dekat dan sudah terlalu malam. Namun perempuan itu menawarkan bayaran tiga kali lipat dari tarif aplikasi. Jika dihitung, Rendi bisa menerima sekitar dua ratus ribu rupiah lebih untuk satu kali perjalanan.

Dengan pertimbangan kebutuhan dan kelelahan yang sudah menumpuk, Rendi akhirnya menerima tawaran tersebut.

Pengalaman Horor Ojol Dimulai dari Perjalanan yang Mulai Janggal

pengalaman horor ojol
Saat mendekati area hutan, penumpang tiba-tiba meminta berhenti dengan alasan ingin ke kamar kecil.

Sejak awal perjalanan, Rendi merasa ada hal yang mengganggu. Penumpang tidak mau memakai helm meski sudah diingatkan. Alasannya tidak jelas, hanya meminta perjalanan dilanjutkan.

Hujan mulai turun cukup deras saat mereka melintasi jalur sepi menuju arah Padalarang. Jalanan gelap, kendaraan hampir tidak ada, hanya sesekali truk besar melintas. Dalam pengalaman horor ojol ini, suasana perjalanan semakin terasa berat dan menekan.

Rendi mencoba menawarkan jas hujan, namun penumpang menolak dengan tegas dan meminta tetap melanjutkan perjalanan.

Tujuan yang Berubah di Tengah Jalan

Di tengah perjalanan, Rendi mulai bertanya lebih detail soal tujuan. Perempuan itu menjawab bahwa rumahnya berada sebelum kawasan Hutan Panglejar. Jawaban tersebut membuat Rendi heran karena sebelumnya disebutkan Cikalong Wetan.

Saat ditanya lebih lanjut, penumpang mulai bercerita tentang kegiatannya di Bandung. Awalnya terdengar biasa, hingga cerita tersebut berubah menjadi kisah tragis tentang dirinya yang pernah diajak ke pusat perbelanjaan oleh seseorang, lalu mengalami kejadian mengerikan.

Rendi mengaku seperti berada dalam kondisi setengah sadar. Ia mendengar cerita itu, namun tubuhnya terus mengemudi seolah bergerak otomatis.

Baca Juga: Cerita Horor Ojol Antar Makanan ke Makhluk Tak Kasat Mata

Permintaan Berhenti yang Misterius

Saat mendekati area hutan, penumpang tiba-tiba meminta berhenti dengan alasan ingin ke kamar kecil. Rendi menunggu di pinggir jalan yang dekat dengan pasar kecil. Hujan semakin deras, waktu terus berjalan.

Sepuluh menit berlalu, namun penumpang tidak kunjung kembali. Rendi mulai gelisah dan memutuskan berteduh di sebuah warung kopi tak jauh dari lokasi.

Di warung itu, pemilik warung menegur Rendi dan bertanya sejak kapan ia berbicara sendirian di pinggir jalan. Saat itulah Rendi tersadar bahwa sejak awal, ia tidak pernah benar-benar mengantar siapa pun.

Fakta yang Mengguncang

pengalaman horor ojol
Kejadian Cerita horor ojol ini menjadi pengingat bahwa tidak semua tawaran yang terlihat menguntungkan membawa hasil baik.

Rendi langsung merasa lemas. Ia menceritakan kejadian horor yang dialaminya kepada pemilik warung dan diminta untuk beristirahat di sana hingga pagi. Setelah kejadian itu, Rendi memilih berhenti narik sementara karena trauma.

Beberapa hari kemudian, saat kembali mangkal di sekitar stasiun, Rendi mendapat order offline dari seorang penumpang luar kota. Perjalanan berjalan normal, dan setelah selesai, penumpang tersebut memberikan bayaran jauh lebih besar dari kesepakatan awal.

Rendi menganggap kejadian itu sebagai pengganti dari pengalaman buruk yang sempat ia alami.

Pelajaran dari Pengalaman Horor Ojol

Pengalaman horor ojol ini menjadi pengingat bahwa tidak semua tawaran yang terlihat menguntungkan membawa hasil baik. Rendi kini mengaku lebih berhati-hati, terutama menerima order offline di malam hari.

Ia membagikan kisah ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan agar driver lain lebih waspada dan tidak mudah tergiur bayaran besar tanpa kejelasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *