Website kisahojol.com, menyanjikan cerita terbaru. Kisah horor driver ojol ini dialami seorang pengemudi ojek online yang biasa mangkal di wilayah Jakarta Timur, tepatnya di sekitar kawasan Cipinang dan Jatinegara. Kita sebut saja namanya Wahyu, bukan nama sebenarnya. Malam itu awalnya terasa biasa saja, hingga sebuah kejadian membuatnya trauma menarik order di jam larut.
Wahyu mengaku kejadian bermula sekitar pukul sebelas malam. Saat itu ia bersama tiga rekannya sesama ojol sedang menunggu orderan di pinggir jalan. Suasana masih cukup ramai, motor lalu lalang, dan tidak ada hal mencurigakan yang terasa berlebihan.
Yuk simak kisah lengkapnya, karena apa yang dilihat Wahyu malam itu bukan sekadar ilusi atau kelelahan, melainkan pengalaman yang masih membuatnya merinding hingga sekarang.
Baca Juga: Kisah Nyata Driver Ojol di Titik Terendah Dalam Hidup
Kisah Horor Driver Ojol Menunggu Orderan Tengah Malam yang Terasa Aneh
Sekitar pukul sebelas malam, Wahyu mulai merasa ada yang tidak beres. Di sudut pandang matanya, ia beberapa kali melihat bayangan seperti orang sedang dibonceng, namun hanya terlihat bagian kaki yang bergerak. Bayangan itu muncul sekilas lalu menghilang.
Wahyu mencoba berpikir positif. Ia menganggap itu hanya efek lelah atau salah lihat karena menunggu terlalu lama. Lagipula, ia tidak sendirian. Ada tiga teman lain yang juga menunggu order di lokasi yang sama.
Rumah Kosong yang Menarik Perhatian

Waktu terus berjalan hingga mendekati pukul satu malam. Saat suasana mulai lebih sepi, perhatian Wahyu tertuju pada sebuah rumah kosong di seberang jalan. Rumah itu memang sudah lama tidak berpenghuni, dikenal warga sekitar sebagai bangunan kosong tanpa penerangan.
Awalnya, Wahyu melihat sesuatu seperti plastik hitam yang terbang tertiup angin di dekat jendela rumah tersebut. Ia memperhatikannya cukup lama, sekitar dua menit, hingga rasa penasaran berubah menjadi ketakutan.
Sosok yang Muncul dari Jendela
Plastik yang dikira Wahyu ternyata bukan benda mati. Perlahan, ia menyadari bahwa yang dilihatnya adalah kepala manusia, namun hanya setengah bagian. Wajahnya putih pucat, dengan mata hitam besar yang ukurannya tidak wajar.
Dalam kisah horor driver ojol ini, Wahyu mengaku tubuhnya langsung terasa kaku. Ia tidak bisa bergerak, tidak bisa berbicara, bahkan sekadar menoleh pun sulit. Perasaannya seperti ditekan oleh sesuatu yang tidak terlihat.
Baca Juga: Pengalaman Horor Driver Ojol Tangsel Antar Paket Lewat Kuburan
Teman yang Menyadari Lebih Dulu
Salah satu teman Wahyu akhirnya menyadari keanehan itu. Ia melihat mata Wahyu yang memerah dan tatapannya kosong. Saat mengikuti arah pandangan Wahyu ke rumah kosong tersebut, temannya langsung bereaksi keras.
Ia menarik tangan Wahyu sambil berteriak kencang, “Setan!” Teriakan itu memecah keheningan malam. Beberapa warga sekitar mulai keluar rumah karena mendengar keributan.
Warga Datang dan Situasi Mereda

Wahyu dan teman-temannya langsung dikerumuni warga. Mereka ditenangkan dan diberi minum karena terlihat sangat syok. Rumah kosong yang tadi menjadi sumber ketakutan kembali terlihat gelap dan sepi, seolah tidak pernah terjadi apa-apa.
Tidak ada yang berani mendekat ke jendela rumah tersebut malam itu. Warga hanya menyarankan agar para ojol segera pulang dan tidak menunggu terlalu larut di lokasi tersebut.
Kisah Horor Driver Ojol Meninggalkan Trauma yang Membekas
Sejak kejadian itu, Wahyu mengaku tidak pernah lagi menarik order di atas jam sebelas malam, terutama di area rumah kosong. Pengalaman horor tersebut meninggalkan trauma mendalam.
Kisah horor driver ojol ini menjadi pengingat bahwa bekerja di jalanan malam hari bukan hanya soal risiko fisik, tetapi juga pengalaman tak kasat mata yang tidak bisa dijelaskan dengan logika.